PilihanSulawesi Tengah

Ratusan Personel Satgas Madago Raya di Poso dapat Pendampingan Psikologi dari SSDM Polri

47
×

Ratusan Personel Satgas Madago Raya di Poso dapat Pendampingan Psikologi dari SSDM Polri

Sebarkan artikel ini
Personel Satgas Madago Raya di Poso dapat pendampingan psikologi.(Foto: mitha)

POSO, Kabar Selebes – Seratus personel kepolisian yang tergabung dalam Satgas Madago Raya yang bertugas di Poso, Sulawesi Tengah, mendapat pendampingan psikologi dari Biro Psikologi SSDM Polri berkolaborasi dengan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulawesi Tengah, yang dipusatkan di Pos Kotis Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir pada Kamis (9/3/2023).

Pendampingan tersebut bertujuan untuk memberikan perawatan terhadap kondisi kesehatan mental psikologis personel Satgas Madago Raya di wilayah operasi, dengan menurunkan 15 personel Polri sebagai fasilitator.

BACA JUGA :  Tak Bertanggung Jawab, Serikat Pekerja PLTA Poso Gugat Disnakertrans

Terdiri dari personel Biro Psikologi SSDM Polri 7 orang, personel Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulawesi Tengah 5 orang, dan personel SDM Polres Poso 3 orang.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala tim Pendampingan Psikologi, Kabag Psipol Ropsi SSDM Polri, Kombes Pol Cucuk Trihono, S.Psi., Psikolog, dengan didampingi Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, dalam rangka untuk lebih meningkatkan kinerja personel sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.

BACA JUGA :  Peduli Petugas Puskesmas, Ketua Berkarya Poso Minta Pemda Segera Sediakan APD

Personel Satgas yang mendapatkan pendampingan juga diberikan keterampilan praktis dalam mengelola kompetensi psikologi, yang didampingi langsung Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimobda Sulawesi Tengah, Kompol Robi Utomo.

Pendampingan yang dilakukan menggunakan salah satu metode, yakni dukungan psikologi melalui sentuhan, pemberian perhatian, olah rasa, dan terapi psikologi atau Support Psi, dilakukan berdasarkan hasil pemetaan untuk menangani sumber stres yang dapat berasal dari tekanan, baik dari organisasi, pekerjaan, individu, atau lingkungan, sehingga kepada personel bisa dibimbing untuk mewujudkan pengelolaan stress pada diri masing-masing untuk mengelola stress atau coping stres.

BACA JUGA :  Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai Tembus Rp150 Ribu per Kg

“Pengelolaan sumber stres melalui coping stres yang baik akan mewujudkan kesehatan mental yang prima sehingga akan menghasilkan kerja yg hebat,” ujar Kombes Pol Cucuk Trihono.

Selain untuk pemeliharaan kesehatan mental, pendampingan psikologi juga dilakukan untuk memelihara kondisi psikologi personel dalam masa operasi supaya tetap semangat sampai masa penugasan selesai.(*/abd/mt)