NasionalPilihan

Yahdi Basma, Terpidana UU ITE Ditangkap Tim Tabur Kejagung di Batam

212
×

Yahdi Basma, Terpidana UU ITE Ditangkap Tim Tabur Kejagung di Batam

Sebarkan artikel ini
Yahdi Basma saat diciduk petugas di salah satu penginapan di Batam(Foto: Ist)

PALU, Kabar Selebes – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung berhasil menangkap buronan atas nama Yahdi Basma, anggota DPRD Sulawesi Tengah.

Yahdi Basma yang menjadi DPO Kejaksaan Negeri Palu ditangkap di Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (13/3/2023) sekitar pukul 18:20 WIB.

Anggota DPRD Sulteng dari Partai Nasdem itu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1085 K/Pid.Sus/2022 tanggal 23 Maret 2022.

BACA JUGA :  Yahdi Basma Terancam Disanksi Adat, Jika Polisi tak Serius Tangani Kasus Hoax Terhadap Gubernur

Oleh karenanya, Yahdi Basma dijatuhi pidana penjara selama 10 bulan dan pidana denda sebesar Rp300.000.000 subsidair 1 bulan kurungan.

Sebelumnya, Yahdi Basma didakwa di depan persidangan Pengadilan Negeri Palu dengan dakwaan tunggal Pasal 27 Ayat (3) jo. Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

BACA JUGA :  Tanggapi Laporan Gubernur Longki, Yahdi Basma Dikawal 98 Orang Kuasa Hukum

Terpidana Yahdi Basma diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan karenanya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dalam proses pengamanan, Terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar, dan setelah berhasil diamankan, Terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Kejaksaan Negeri Batam sambil menunggu kedatangan Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Palu.

BACA JUGA :  Hadiri Pemeriksaan Kasus Hoax, Yahdi Basma Dicecar 24 Pertanyaan oleh Penyidik

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan. (*/abd)