Musik

Puluhan Musisi lokal berkolaborasi, Kafe Auk satu-satunya punya sertifikat LMKN di Palu

698
×

Puluhan Musisi lokal berkolaborasi, Kafe Auk satu-satunya punya sertifikat LMKN di Palu

Sebarkan artikel ini
Puluhan musisi lokal dan nasional berpose usai jamming di Kafe Auk Palu. (Foto: ist)

PALU, Kabar Selebes – Puluhan musisi lokal berkumpul dan tampil dalam acara jamming yang bertajuk “Silturahmi Bersama Musisi” di Kafe  Auk di Jl Sis Aljufrie, Jumat (5/5/2023) malam. 

Acara yang hanya digagas dalam waktu sehari oleh Farid Djavar Nasar, Ges Nasar, Adie Tangkilisan, dan Rival Himran itu, berhasil memperlihatkan semangat kolaborasi dan kreativitas para musisi lokal.

Beberapa musisi yang tampil dalam acara tersebut  anak Palu yang sudah berkiprah di kancah nasional Rival Himran (Man) dengan genre Raggae dan Zarro Ananta dengan genre Barasilian Jazz bersama musisi lokal antara lain Adi Tangkilisan, Iwan Masruri, Munif Bachmid, Indah M Noor, Ipi Nadoyo, Idham Sarata Reggae, Anif Nauda,Miqda Himran, Iwan  Harudji,Anas Gilmore,Fana Bachmid, Lukman Stand Up Komedy Palu.

BACA JUGA :  PAPPRI Sulteng tetapkan Akbar SH sebagai Ketua DPC PAPPRI Kota Palu
Rival Himran, musisi asal Palu yang berkiprah di Jakarta dan member Band Reggae Steven and Coconut treez saat jamming di Kafe Auk. (Foto:ist)

Dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan, para musisi saling berkolaborasi dan tampil dengan penuh semangat.

Dihadiri oleh Kadis Kebudayaan Andi Kamal, SH, Budayawaan Neni Muhidin, Arifin Sunusi,Takbir Larekeng mewakili Yayasan Hasan Bahasuan.

Faruk Djavar Nasar, selaku pemilik Kafe  Auk, mengaku senang dapat  dilaksanakan  kegiatan musik seperti ini untuk mendukung para musisi lokal di kota Palu dalam mengembangkan kreativitas dan talenta mereka di bidang musik.

BACA JUGA :  Kritik Launching Sulawesi Tengah Negeri 1000 Megalit, Ketua PAPPRI Sulteng : Peradaban tinggi yang digarap dengan citra rendahan

MenurutAdi Tangkilisan yang juga Ketua Persatuan Artis Penyanyi  dan Pencipta Lugu Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sulteng, Kafe Auk adalah kafe pertama mendapatkan sertifikat dari Lambaga Manejemen Kolektif Nasional (LMKN), sesuai dengan amanat UU No 28 tahun 2014 tetang Hak Cipta.

Suasana jamming di cafe Auk Palu. (Foto: ist)

Setiap hak esklusif para  pencipta sudah diterapkan di Kafe Auk, seperti ketika melaksanakan iven KLA Project Night belum lama ini.

Olehnya Adi Tangkilisan berharap Kafe lain dapat melakukan hal yang sama di Kota Palu apabila melaksanakan iven yang mengunakan karya orang lain.

BACA JUGA :  Miris, PAPPRI Sulteng Sesalkan Minimnya Partisipasi Musisi Daftarkan Karya Cipta ke Dirjen KI

“Kami senang dapat memberikan wadah bagi para musisi lokal untuk tampil dan berkolaborasi bersama. Kami berharap semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan dan semakin mendukung perkembangan musik lokal di kota Palu,” ujar Adi Tangkilisan.

Acara jamming bersama musisi lokal yang diadakan di Kafe  Auk, Palu Barat semalam, merupakan bukti nyata bahwa musik dapat menjadi media untuk mempersatukan dan mempererat hubungan antarindividu dan komunitas.

“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai upaya untuk mendukung perkembangan musik lokal di kota Palu,” ujar Farid Djavar Nasar.(abd)