Tutup
Sulawesi Tengah

Menteri PPPA Minta anak-anak pelaku asusila di Parigi Moutong jangan jadi korban stigma

×

Menteri PPPA Minta anak-anak pelaku asusila di Parigi Moutong jangan jadi korban stigma

Sebarkan artikel ini
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati usai mengunjungi korban asusila di RSU Undata Palu.(Foto: Abdee Mari)

PALU, Kabar Selebes – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati meminta semua pihak untuk ikut melindungi anak-anak para pelaku asusila di Kabupaten Parigi Moutong.

Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati meminta agar anak-anak para pelaku asusila itu tidak ikut menjadi korban stigmatisasi akibat perbuatan orang tuanya.

Advertisment
Scroll hingga akhir

“Memang kira harapkan tidak hanya di Sulteng, selain kita memberikan fokus kepada korban kita juga jangan mengabaikan anak dari para pelaku, karena anak pelaku tidak boleh mengalami stigma dari kesalahan orang tuanya,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati usai mengunjungi RO, korban asusila di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, (9/6/2023).

Menurut I Gusti Ayu Bintang Darmawati, negara harus hadir untuk menjamin masa depan anak-anak termasuk dari anak pelaku asusila.

Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyebut, saat bertemu dengan Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho, dia mendapat laporan bahwa anak-anak pelaku asusila itu sudah mendapat tanggungan dari pemerintah.

“Tadi saya bertemu Pak Kapolda, anak oknum anggota polisi yang terlibat asusila sudah ditanggung Pak Kapolda, dan anak-anak pelaku lainnya ditanggung oleh Bapak Gubernur untuk pemenuhan hak kepada anak-anak ini,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Sementara, RO korban asusila saat ini sudah mendapat pendampingan oleh UPT PPA dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjamin akan memenuhi hak-haknya sebagai korban.

Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati berada di Palu untuk mengunjungi korban asusila, berkordinasi dengan Kapolda Sulawesi Tengah serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. (abd)