Tutup
Sulawesi Tengah

Kemenkominfo ajak masyarakat pahami Plagiarisme di Dunia Digital

×

Kemenkominfo ajak masyarakat pahami Plagiarisme di Dunia Digital

Sebarkan artikel ini

PALU, Kabar Selebes – Kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi digital, semakin membuat cara pandang orang bergeser, memilih hal-hal yang instan.

Copy paste, adalah istilah yang akrab di telinga kita, untuk tindakan yang cenderung memilih jalan pintas. Sadar tidak sadar, hal itu terjadi. Yang kadang dianggap suatu hal biasa atau lumrah.

Advertisment
Scroll hingga akhir

Padahal, tindakan ini sangat berbahaya, apalagi berkaitan dengan pengkaryaan atau penciptaan sebuah karya.

Budaya literasi yang minim, bisa membuat orang memilih jalan pintas, dan berpeluang terjebak dalam tindakan plagiarisme.

Untuk itu, dalam rangka pencegahan dan peningkatan pengetahuan masyarakat dalam dunia digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar webinar bertajuk “Jangan Asal Comot, Kenali Plagiarisme di Dunia Digital”.

Webinar ini akan berlangsung pada Selasa 25 Juli 2023 bersama warga Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah pukul 13.00 WITA sampai selesai.

Pembicara pertama dalam webinar ini adalah Erfan Hasmin. Kepala Unit ICT Universitas DIPA Makassar ini akan membahas Kecakapan Digital.

Apa bahaya bila melakukan Plagiarisme di ruang digital, bagaimana memanfaatkan teknologi tanpa harus plagiarisme, serta bagaimana cara kreatif berkarya tanpa plagiarisme, adalah beberapa poin yang akan ia sampaikan.

Sementara pembicara kedua, Arief Rama Syarif, Founder Yayasan Komunitas Open Source. Ia akan membahas Etika Digital.

“Hargai HAKI di Ruang Digital”, merupakan topik khusus yang akan ia bahas.

Bagaimana mengenal dan pahami Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), bagaimana penerapan HAKI dalam ruang internet, dan pentingnya menjaga hak digital dan HAKI di ruang internet, adalah beberapa poin yang akan ia bahas.
 
Sedangkan Rio Hijau Daun, musisi/Drummer Indonesia ini akan membahas Budaya Digital.

Kenali netiket dan penerapannya dalam menyadur karya dan kreativitas orang lain, bagaimana menjadi pengguna internet yang beradab dengan menghargai karya dan kreativitas orang lain, serta apa yang harus diperhatikan sebelum mengunggah konten, termasuk beberapa poin yang akan ia bahas.

Kegiatan ini akan dipandu Monica,S.si., bersifat gratis dan terbuka untuk umum. Calon peserta cukup meng-klik link ini:
https://s.id/registrasikabsigi_2507_2 dan akan terhubung dengan form registrasi untuk mendapatkan token beserta link zoom yang akan menghubungkan mereka dengan ruang seminar.

Peserta yang beruntung, akan mendapatkan hadiah menarik berupa dompet digital. Semua peserta akan mendapatkan E-sertifikat. Khusus bagi mereka yang baru dalam mengikuti kegiatan seperti ini, tentu akan menjadi pengalaman berkesan bagaimana belajar, menambah pengetahuan tentang Literasi Digital. Makanya, bagi anda yang belum pernah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Kemenkominfo, ini adalah kesempatan yang baik untuk anda.

Untuk diketahui pada 2023 ini, Kominfo memfokuskan kegiatan Literasi Digital di wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Sejak Februari tahun ini, pihak penyelenggara sedikitnya telah melaksanakan puluhan kegiatan serupa dan memfokuskan kegiatan di beberapa kabupaten di Sulteng dan Sulut. Dan kali ini, penyelenggara menyasar komunitas-komunitas di Sulteng.

Sejak 2021, Kominfo telah melaksanakan kegiatan Literasi Digital kepada 14.641.097 orang. Pada tahun 2022 juga menargetkan 5.500.000 orang. Kominfo menargetkan kegiatan ini bisa menyasar 50 juta orang penduduk Indonesia pada tahun 2024.

Karena itu, dibutuhkan penyelenggaraan Kegiatan literasi digital yang massif di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait Literasi Digital dalam bentuk Seminar dan Diskusi secara online dengan target penduduk di wilayah tersebut, khususnya di segmen Komunitas.*