Tutup
Nasional

Kemenkominfo Edukasi Masyarakat Agar Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal

×

Kemenkominfo Edukasi Masyarakat Agar Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal

Sebarkan artikel ini

PALU, Kabar Selebes – Selain memberikan kemudahan, ternyata ruang digital juga sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan secara ilegal alias melakukan penipuan.

Telah banyak kasus di Indonesia, di mana masyarakat harus mengalami kerugian akibat tidak memiliki pengetahuan dalam menggunakan media sosial. Secara tidak sadar, masyarakat banyak terpedaya oleh tawaran-tawaran menggiurkan untuk mendapatkan pinjaman uang secara instan dan mudah.

Advertisment
Scroll hingga akhir

Hal ini tentu perlu diwaspadai. Masyarakat dipandang perlu mendapatkan edukasi yang intens agar tidak mudah terpengaruh kemudahan-kemudahan yang ditawarkan untuk melakukan pinjaman uang secara online.

Hal inilah yang mendasari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menggelar kegiatan literasi digital dalam bentuk webinar.

Bertajuk “Jangan Mudah Percaya, Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal” Kemenkominfo akan menyasar masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengikuti webinar literasi digital pada Kamis, 27 Juli 2023 pukul 15.00 sampai selesai.

Sejumlah pemateri yang berkompeten akan tampil berbagi tips dan pengetahuan. Mereka adalah  Meithiana Indrasari Yunus dengan tema Aman Digital. 

Dengan topik “Memahami Pinjaman Online yang Aman dan Legal” Meithiana Indrasari Yunus akan menyampaikan perbedaan antara pinjaman online yang aman dan legal dengan yang ilegal. Kemudian pinjaman online sebagai solusi atau sumber masalah baru serta bagaimana bila terkena tipuan pinjaman ilegal.

Peserta webinar juga akan diajarkan pentingnya melindungi data pribadi saat melakukan pinjaman online oleh Moh. Rouf Azizi, S.Pd.I., CPHR., CH., CHt., MHt.

Mengambil tema Cakap Digital, Moh. Rouf akan memaparkan mengapa penting menjaga privasi data pribadi di internet, apa bahayanya bila data pribadi bocor di internet serta apa yang bisa dilakukan bila data pribadi terlanjur tersebar di internet.

Pemateri ketiga adalah Ana Livian yang akan membawakan tema Budaya Digital. Mengangkat topik “Mengenali Paylater, Pinjaman Kekinian. Amankah?” ia akan membeberkan apa perbedaan paylater dan pinjol, apa keuntungan memakai paylater dari pada pinjol.

Selanjutnya cara mengenali paylater yang aman dan legal serta bijaksana menggunakan paylater, bagaimana agar tidak terlilit hutang paylater.

Kegiatan ini akan dipandu oleh Amin Rohani, S.E. bersifat gratis dan terbuka untuk umum. Calon peserta cukup  meng-klik link ini: https://s.id/registrasikabparimo_2707 dan akan terhubung dengan form registrasi untuk mendapatkan token beserta link zoom yang akan menghubungkan mereka dengan ruang seminar. 

Peserta yang beruntung, akan mendapatkan hadiah menarik berupa dompet digital. Semua peserta akan mendapatkan E-sertifikat.

Khusus bagi mereka yang baru dalam mengikuti kegiatan seperti ini, tentu akan menjadi pengalaman berkesan bagaimana belajar, menambah pengetahuan tentang Literasi Digital.

Bagi anda yang belum pernah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Kemenkominfo, ini adalah kesempatan yang baik untuk anda.

Pada tahun 2023 ini, Kominfo memfokuskan kegiatan Literasi Digital di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Sejak Februari tahun ini, pihak penyelenggara  sedikitnya telah melaksanakan puluhan kegiatan serupa dan memfokuskan kegiatan di beberapa kabupaten di Sulteng, Sulbar dan Sulut.

Sejak 2021, Kominfo telah melaksanakan kegiatan Literasi Digital kepada 14.641.097 orang. Pada tahun 2022 juga menargetkan 5.500.000 orang. Kominfo menargetkan kegiatan ini bisa menyasar 50 juta orang penduduk Indonesia pada tahun 2024.

Karena itu, dibutuhkan penyelenggaraan Kegiatan literasi digital yang massif di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait Literasi Digital dalam bentuk Seminar dan Diskusi secara online dengan target penduduk di wilayah tersebut, khususnya di segmen Komunitas. ***