Tutup
Politik

MA Tolak Soal Moeldoko, Anwar Hafid Kado Istimewa Ultah AHY

×

MA Tolak Soal Moeldoko, Anwar Hafid Kado Istimewa Ultah AHY

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD Partai Demokrat saat mendatangi kantor Pengadilan Tingggi Sulawesi Tengah (Istimewa)

PALU, Kabar Selebes -Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengaku bersyukur dan gembira yang akhirnya Mahkamah Agung (MA) menolak upaya peninjauan kembali (PK) yang diajukan Kepala Staf Presiden Moeldoko terhadap Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) tentang kepengurusan Partai Demokrat.

Atas putusannya itu pula yang membuat para kader di Sulawesi Tengah mengaku gembira dan sujud syukur. ” Tentunya dong putusan itu membuat kamu sebagai kader merasa senang, tandanya upaya Moeldoko merebut Partai Demorkat tidak bisa dilakukan,”tegas Anggota DPR RI Komsii V ini.

Advertisment
Scroll hingga akhir

Mantan Bupati Kabupaten Morowali dua periode ini menyebutkan bahwa hasil putusan yang baik dari MA adalah sebuah kado istimewa untuk Ketum Partai Dmeokrat AHY, karena bertepatan dengan hari ulang tahun AHY yang ke-45. “Kado istimewa buat Mas Ketum, pas ultah dapat kabar baik. Semoga smeua bertanda baik untuk Partai Demokrat pada pemilu 2024,” jelasnya.

Seperti kita ketahui, bahwa Mahkamah Agung (MA) menolak upaya peninjauan kembali (PK) yang diajukan Kepala Staf Presiden Moeldoko terhadap Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) tentang kepengurusan Partai Demokrat.

“Tanggal putus Kamis, 10 Agustus 2023. Amar putusan tolak,” demikian tertulis dalam situs resmi MA, Kamis (10/8).

“Tanggal putus Kamis, 10 Agustus 2023. Amar putusan tolak,” demikian tertulis dalam situs resmi MA, Kamis (10/8).

Perkara nomor 128 PK/TUN/2023 ini diadili oleh ketua majelis Yosran, anggota majelis 1 Lulik Tri Cahyaningrum, anggota majelis 2 Cerah Bangun. Selain itu, panitera pengganti Adi Irawan.

“Status, perkara telah diputus, sedang dalam proses minutasi oleh majelis,” tulis MA.

Kasus ini bermula ketika kubu Moeldoko membuat Kongres Luar Biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dalam KLB itu, Moeldoko didapuk sebagai ketua umum.***