Tutup
Sulawesi Tengah

Stafsus Mentan dan Asuransi Jasindo bantu keluarga stunting dan petani terdampak banjir di Morowali Utara

×

Stafsus Mentan dan Asuransi Jasindo bantu keluarga stunting dan petani terdampak banjir di Morowali Utara

Sebarkan artikel ini
Staf Khusus Menteri Pertanian RI, Yesiah Ery Tamalagi menyerahkan bantuan benih kepada petani di Morowali Utara.(Foto: ist)

KOLONODALE, Kabar Selebes – Kementerian Pertanian memberikan bantuan benih pertanian kepada keluarga stunting di 10 Kabupaten Morowali Utara.

Sementara itu, Asuransi Jasindo memberikan ganti pembayaran kepada sembilan kelompok tani di Petasia Barat yang lahan mereka terendam banjir bulan Juni lalu.

Advertisment
Scroll hingga akhir

Bantuan ini adalah inisiatif kemanusiaan dalam rangka Rembuk Tani Morowali Utara, Senin (4/9/2023).

Penyerahan secara simbolis bantuan benih pertanian kepada keluarga stunting di Morowali Utara dilakukan oleh Staf Khusus Menteri Pertanian RI, Yesiah Ery Tamalagi, dan Bupati Morowali Utara, Delis Julkerson Hehi.

Benih pertanian ini diberikan kepada Kepala Desa Bau di Kecamatan Soyojaya dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Berdikari di Kecamatan Mori Utara. Langkah ini bertujuan untuk mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga di wilayah tersebut.

Sementara itu, Asuransi Jasindo menyerahkan total Rp. 479 juta kepada sembilan kelompok tani di Desa Togo, Kecamatan Petasia Barat, yang mengalami kerugian akibat banjir pada bulan Juni. Kesembilan kelompok tani tersebut menerima ganti rugi yang disesuaikan dengan luas lahan yang terendam banjir.

Penyerahan ini melibatkan Kepala Jasindo Morowali Utara, Bupati Morowali Utara, Staf Khusus Menteri Pertanian, dan berbagai pihak terkait.

Asuransi Jasindo merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi para petani, peternak, dan nelayan, memberikan mereka kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan kegiatan mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk lebih fokus pada pengelolaan usaha pertanian, peternakan, dan penangkapan ikan yang lebih baik, aman, dan menguntungkan.

Dalam perbincangan terpisah, Staf Khusus Menteri Pertanian Yesiah Ery Tamalagi mendorong Pemerintah Kabupaten Morowali Utara untuk mengasuransikan petani dan nelayan yang benar-benar terdata dan produktif di wilayah tersebut.

“Setiap petani atau nelayan dari Pemerintah Kabupaten hanya akan membayar 36 ribu rupiah dari total biaya pertahun karena selebihnya akan menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian,” jelas Hendra, Kepala Kantor Jasindo Morowali Utara.

Ini adalah langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pertanian di Morowali Utara.

Bupati Morowali Utara Delis Julkerson Hehi dengan tegas menanggapi permintaan ini, terutama karena pembiayaan akan dibagi bersama dengan Kementerian Pertanian RI.

***