Tutup
Sulawesi Tengah

Terduga Pelaku Pembunuhan terhadap Bocah di Palu anak Pensiunan Perwira Polisi

×

Terduga Pelaku Pembunuhan terhadap Bocah di Palu anak Pensiunan Perwira Polisi

Sebarkan artikel ini
Kolase korban dan terduga pelaku

PALU, Kabar Selebes – Pelaku pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap bocah laki-laki AR (8), di kota Palu akhirnya ditangkap polisi.

Pelaku yang diduga adalah anak seorang pensiunan perwira polisi itu ditangkap di Jalan Cemara, Palu Barat, Selasa (31/10/2023) malam.

Kapolsek Palu Barat AKP Rustang membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak kekerasan itu.

Pelakunya adalah anak remaja yang juga tergolong masih di bawah umur.

“Status remaja tersebut saat ini masih sebatas saksi, dan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap lebih lanjut tentang keterlibatan remaja tersebut dalam kematian korban,” kata Rustang, Selasa.

Pihak keluarga yang ditemui di rumah duka di jalan Asam II Palu membenarkan penangkapan seorang yang diduga pelaku.

“Iya, dia anaknya pensiunan perwira polisi,” kata Abdul Rifai, paman korban, Rabu (1/11/2023).

Menurut Rifai, penangkapan terduga pelaku itu disebabkan dia adalah orang yang terakhir terlihat bersama korban.

“Dia ini yang terakhir mengajak korban naik sepeda untuk beli es krim, sejak saat itu korban sudah tidak terlihat lagi,” jelas Rifai.

Sejak saat itu orang tua korban mulai sibuk mencari keberadaan korban.

Pelaku bahkan ikut ditanyai di rumahnya dan mengaku tidak melihat keberadaan korban.

Hingga akhirnya pencarian dilakukan oleh pihak keluarga termasuk orang tua terduga pelaku.

Pencarian itu menemukan hasil dimana korban AR ditemukan sudah tak bernyawa.

Kondisinya sudah tidak mengenakan pakaian.

“Satu gigi depannya patah, serta tubuhnya mengalami lebam di leher dan belakang,” kata Rifai.

Pihak keluarga juga menemukan kondisi yang janggal di bagian dubur korban.

“Kami curiga korban mengalami kekerasan seksual lalu dibunuh,” kata Rifai.

Informasi yang dikumpulkan media ini menyebut, terduga pelaku baru kembali dari sebuah pondok pesantren di wilayah Poso.

Dia adalah santri di pondok pesantren itu.

Namun belum ada konfirmasi mengenai terduga pelaku apakah benar santri di Ponpes itu.(abd)

Silakan komentar Anda Disini....