Nasional

Korban Tewas di Gaza Terus Bertambah, Palestina : Terima Kasih Indonesia!

18
×

Korban Tewas di Gaza Terus Bertambah, Palestina : Terima Kasih Indonesia!

Sebarkan artikel ini
Warga Palestina mengevakuasi korban serangan udara Israel di Rafah, Gaza(Sumber : AP Photo/Hatem Ali)

JAKARTA, Kabar Selebes – Dalam sebuah acara Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina yang diadakan di Monas, Minggu 5 November 2023, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, mengungkapkan rasa terima kasih kepada bangsa Indonesia atas dukungan yang telah diberikan kepada Palestina.

Dalam pidatonya, Zuhair Al-Shun juga menyampaikan salam dari bangsa Palestina.

“Salam dari bangsa Palestina disertai apresiasi dan kebanggaan yang setinggi-tingginya buat seluruh yang hadir, seluruh bangsa Indonesia, dan kepada pemerintah Indonesia, tokoh-tokoh pemimpin Indonesia, atas dukungannya terhadap Palestina,” kata Zuhair dalam acara tersebut. “Terima kasih banyak,” sambung dia.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Al-Quds Hentikan Operasi akibat Krisis Bahan Bakar dan Pemadaman Listrik

Zuhair Al-Shun juga mengungkapkan harapannya agar rakyat Palestina dan semua orang yang mendukung Palestina bisa bersama-sama melihat Palestina merdeka.

Sementara itu, situasi di Jalur Gaza semakin memprihatinkan. Kementerian Kesehatan Palestina pada Jumat (3 November 2023) mengumumkan bahwa korban tewas warga Palestina di Jalur Gaza mencapai 9.227 orang.

Dari jumlah tersebut, 3.826 adalah anak-anak dan 2.405 perempuan.

BACA JUGA :  Menteri Israel ini sebut Bom Nuklir jadi solusi Israel bagi Gaza

Masih ada sekitar 1.200 anak yang tertimbun di dalam reruntuhan bangunan akibat serangan Israel yang tak kunjung berhenti.

Israel telah melakukan serangan balik ke Gaza yang berlangsung terus menerus. Selain itu, mereka juga melakukan blokade terhadap Jalur Gaza, menyebabkan penduduk di kantong Palestina kesulitan mendapatkan bahan bakar, listrik, air, makanan, dan obat-obatan.

BACA JUGA :  Semakin Biadab! Israel Serang Kamp Pengungsi Menewaskan Lebih dari 30 Orang

Keadaan ini semakin memperparah situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dunia internasional terus memantau perkembangan konflik ini, sambil berupaya mencari solusi damai untuk mengakhiri pertumpahan darah dan menderita rakyat Palestina.***