Internasional

Bayi-bayi di Al-Quds Dehidrasi, Serangan Israel Picu Krisis Kesehatan di Rumah Sakit Gaza

9
×

Bayi-bayi di Al-Quds Dehidrasi, Serangan Israel Picu Krisis Kesehatan di Rumah Sakit Gaza

Sebarkan artikel ini
RS Al Quds di Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina. (Anadolu/ANTARA)

GAZA, Kabar Selebes – Rumah Sakit Al-Quds di Kota Gaza, Palestina dilanda krisis kesehatan serius, khususnya pada bayi-bayi yang dirawat di sana.

Organisasi Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan bahwa gempuran Israel terhadap rumah sakit tersebut telah menyebabkan bayi-bayi mengalami dehidrasi akibat kekurangan ASI.

Staf medis di Rumah Sakit Al-Quds terus berjuang untuk memberikan perawatan meskipun menghadapi pemadaman listrik dan serangan udara yang intens dari Israel.

BACA JUGA :  Wakil Ketua MUI: Indonesia harus Membela Palestina sebagai Bangsa Terjajah

Presiden Federasi Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah, Francesco Rocca, mengecam keadaan tersebut dan mendesak komunitas internasional untuk segera menyelamatkan bayi-bayi yang terancam.

“Cukup! Bagaimana komunitas internasional bisa menerima situasi ini di Gaza?” tulis Rocca dalam sebuah pernyataan, menyoroti risiko kesehatan yang dihadapi bayi-bayi di inkubator dan pasien di ICU Rumah Sakit Al-Quds.

BACA JUGA :  Semakin brutal, 51 warga Palestina di kamp Al-Maghazi tewas akibat Serangan udara Israel

Serangan Israel yang terus menerus di Jalur Gaza, termasuk rumah sakit dan tempat ibadah, telah menyebabkan korban jiwa yang signifikan di kalangan warga Palestina.

Lebih dari 11.000 warga Palestina, termasuk ribuan anak dan perempuan, dilaporkan tewas akibat agresi Israel.

Sementara itu, jumlah korban tewas di pihak Israel hampir mencapai 1.200 orang, menurut angka resmi.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Al-Quds Hentikan Operasi akibat Krisis Bahan Bakar dan Pemadaman Listrik

Situasi ini semakin menguatkan desakan internasional untuk mengakhiri konflik dan menjamin perlindungan bagi warga sipil yang terdampak.***