Sulawesi Tengah

Korban Ledakan Smelter ITSS Bertambah Jadi 20 Orang

47
×

Korban Ledakan Smelter ITSS Bertambah Jadi 20 Orang

Sebarkan artikel ini
Sahrul korban insiden ITSS Morowali saat dirujuk di Rumah Sakit Umum (RSU) Palopo Sulawesi Selatan.

PALU, Kabar Selebes – Korban ledakan tungku smelter milik PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di kawasan PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 20 orang.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Agus Nugroho mengatakan, korban meninggal dunia terakhir adalah Sahrul yang sebelumnya dirujuk di Rumah Sakit Umum (RSU) Palopo Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Serikat Pekerja Kecam Permintaan Penutupan Kawasan IMIP

“Sahrul meninggal dunia hari Minggu setelah melewati masa kritis akibat luka bakar yang dialaminya di sekujur tubuh,” kata Irjen Agus Nugroho, Minggu (31/12/2023) malam.

Dengan bertambahnya korban meninggal dunia, maka total korban tewas dalam peristiwa tersebut menjadi 20 orang. Sementara itu, 39 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Morowali dan Palopo.

BACA JUGA :  Bandara Khusus PT IMIP Resmi Dioperasikan

Peristiwa ledakan smelter ITSS terjadi pada Minggu (24/12/2023) pukul 05.30 WIB. Ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran gas oksigen dan hidrogen yang terjadi di dalam tungku smelter.

Peristiwa ini telah menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk memberikan santunan kepada para korban.

BACA JUGA :  IMIP Gelar Bimbel Ujian Masuk PILM

Pemerintah juga telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab ledakan tersebut. Tim investigasi tersebut diketuai oleh Kepala Badan Pengawasan Ketenagakerjaan (BPK3N) Ida Fauziyah.(abd)