Sulawesi Tengah

27 Saksi Diperiksa, Polisi Tingkatkan Status Kasus Ledakan Tungku Smelter di Morowali

12
×

27 Saksi Diperiksa, Polisi Tingkatkan Status Kasus Ledakan Tungku Smelter di Morowali

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono

PALU, Kabar Selebes – Guncangan kasus ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, semakin terasa. Polisi kini telah meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengungkapkan bahwa tim penyidik melakukan gelar perkara pada Rabu (3/1/2024). Peningkatan status ini didasarkan pada hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pemeriksaan saksi di lokasi kejadian, hingga keterlibatan saksi ahli.

BACA JUGA :  Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung, Polres Morowali Siaga Bersenjata Lengkap

“Dalam pemeriksaan ini, 27 orang saksi telah diperiksa, termasuk karyawan, manajemen, korban selamat, saksi pidana, dan saksi ahli ketenagakerjaan,” ungkap Djoko.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

– 15 karyawan ITSS

– 8 korban selamat

– 4 karyawan manajemen ITSS

– 2 saksi ahli pidana

– 2 saksi ahli ketenagakerjaan

Djoko menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Tim gabungan masih terus melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi tersangka yang akan diumumkan pada gelar perkara selanjutnya.

BACA JUGA :  Sungai-Sungai di Morowali Meluap karena Musim Penghujan

“Sampai saat ini, kita hanya dapat menginformasikan bahwa status kasus telah ditingkatkan menjadi penyidikan,” pungkasnya.

Ledakan tungku smelter ITSS di Morowali terjadi pada tanggal 24 Desember 2023, yang menyebabkan 21 orang meninggal dunia dan 38 orang lainnya mengalami luka-luka. Peningkatan status kasus ini mencerminkan upaya keras untuk mengungkap penyebab sebenarnya dan menegakkan keadilan bagi para korban.***