Sulawesi Tengah

Rektor UIN Datokarama Palu Tekankan Pentingnya Penyaluran Beasiswa KIP yang Tepat Sasaran

12
×

Rektor UIN Datokarama Palu Tekankan Pentingnya Penyaluran Beasiswa KIP yang Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Profesor Lukman S Thahir

PALU, Kabar Selebes – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Profesor Lukman S Thahir, menegaskan pentingnya penyaluran beasiswa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sesuai dengan sasarannya yang tepat.

“Dalam penyaluran beasiswa KIP Kuliah, kita harus berpihak kepada orang-orang miskin dengan meningkatkan kualitas penyalurannya agar benar-benar tepat sasaran,” ujar Profesor Lukman S Thahir di Palu pada hari Selasa, (19/3/2024).

UIN Datokarama, sebagai salah satu perguruan tinggi Islam negeri di bawah naungan Kementerian Agama, dipercayakan oleh Pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan program KIP Kuliah. Sejak tahun 2013, UIN Datokarama telah dipercayakan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program ini, ketika masih berstatus sebagai Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.

BACA JUGA :  UIN Datokarama Palu terima Mahasiswa Baru Non-Muslim untuk Peningkatan Moderasi Beragama

Pada tahun 2023, pemerintah pusat memberikan kuota sebanyak 300 orang kepada UIN Datokarama sebagai penerima KIP Kuliah. Setiap mahasiswa yang memenuhi syarat menerima KIP Kuliah diberikan bantuan beasiswa sebesar Rp6,6 juta per semester, selama delapan semester atau total Rp52 juta lebih selama pendidikan tinggi jenjang S1.

Rektor menekankan bahwa KIP Kuliah merupakan pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi orang miskin di Indonesia. Oleh karena itu, pengelola KIP Kuliah UIN Datokarama harus memprioritaskan penerimaan beasiswa bagi orang-orang dari kalangan tidak mampu.

BACA JUGA :  UIN Datokarama Optimalkan Pengabdian Masyarakat untuk Pembangunan Daerah

“Pengelola KIP Kuliah harus memegang teguh amanah ini. Mereka tidak boleh membiarkan orang-orang miskin menderita karena biaya pendidikan yang tinggi,” ungkapnya.

Rektor juga menyoroti pentingnya mengurangi beban penderitaan generasi muda dari keluarga miskin yang sedang menempuh pendidikan.

“Karena ini bisa menjadi jalan bagi mereka menuju surga,” tambahnya.

Ia menekankan kepada pengelola KIP Kuliah UIN Datokarama untuk menjaga aspek kemanusiaan dengan baik dalam proses seleksi penerimaan beasiswa KIP Kuliah tahun 2024. Hal ini diharapkan akan memastikan bahwa bantuan pendidikan tersebut tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi mereka yang membutuhkannya.***