Dunia Islam

Ketua DMI Sulteng:  Kemakmuran Sebuah Masjid Tidak Hanya Diukur dari Megahnya Bangunan Fisik

25
×

Ketua DMI Sulteng:  Kemakmuran Sebuah Masjid Tidak Hanya Diukur dari Megahnya Bangunan Fisik

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Ketua DMI Sulteng Ahmad M. Ali

DONGGALA, Kabar Selebes – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah, Ahmad M. Ali, menggarisbawahi pentingnya peran masjid sebagai pusat transformasi yang tidak hanya terfokus pada aktivitas ibadah, namun juga harus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan umat dan masyarakat sekitar.

Pada acara silaturahmi dan buka bersama DMI Kabupaten Donggala di Masjid Raya Donggala, Ahmad M. Ali menyampaikan bahwa kemakmuran sebuah masjid tidak hanya dapat diukur dari megahnya bangunan fisik, tetapi juga dari kebersamaan dan kontribusi masjid terhadap umat.

BACA JUGA :  DMI Sulteng Gencarkan Pembinaan Umat Berbasis Masjid

“Masjid harus menjadi pusat ekonomi, kebudayaan, dan pendidikan, bukan hanya tempat ibadah semata,” kata Ahmad M. Ali.

DMI Sulteng tengah menggagas konsep inovatif yang disebut “Masjid Mart”, yaitu menghadirkan pasar di setiap halaman masjid. Konsep ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi umat serta memperkuat kemandirian ekonomi keumatan.

“Dengan adanya Masjid Mart, kita ingin membiasakan masyarakat untuk beribadah sambil berbelanja kebutuhan keluarga mereka. Bagian dari keuntungan yang didapat dari setiap pembelian akan dialokasikan untuk kepentingan masjid dan pemberdayaan umat,” jelas Ahmad M. Ali, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai NasDem.

BACA JUGA :  Ahmad Ali Minta DMI Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Sulawesi Tengah

Meskipun memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat, Ahmad M. Ali mengakui bahwa implementasi “Masjid Mart” memerlukan manajemen yang baik agar dapat bersaing di pasar. Namun, DMI Sulteng yakin bahwa dengan kolaborasi dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, konsep ini dapat menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan peran masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kesejahteraan umat.***