Nasional

Indosat, BPPTIK Kominfo, dan Cisco Hadirkan GenSi, Pelatihan Digital Bertaraf Internasional Pertama di Wilayah Terluar Indonesia

10
×

Indosat, BPPTIK Kominfo, dan Cisco Hadirkan GenSi, Pelatihan Digital Bertaraf Internasional Pertama di Wilayah Terluar Indonesia

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), BPPTIK Kominfo (Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), dan Cisco, perusahaan teknologi terdepan di dunia, berkolaborasi menggelar program pelatihan bidang TIK dalam kerangka Digital Transformation Centers (DTC) Initiatives Framework bersama dengan program Generasi Terkoneksi (GenSi) yang merupakan pelatihan keterampilan digital bagi masyarakat yang tinggal di daerah terluar Indonesia.

MINAHASA, Kabar Selebes – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), BPPTIK Kominfo (Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), dan Cisco, perusahaan teknologi terdepan di dunia, berhasil menggelar program pelatihan digital bertaraf internasional pertama di wilayah terluar Indonesia dengan nama Generasi Terkoneksi (GenSi). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan digital di Tanah Air dan meningkatkan produktivitas serta kontribusi masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Program GenSi, yang dirancang khusus untuk generasi muda dan perempuan, dilaksanakan di Minahasa Utara selama tiga hari dari tanggal 19 hingga 21 Maret 2024, berhasil menarik partisipasi sebanyak 550 peserta secara langsung.

BACA JUGA :  Indosat Gelar Anugerah Karya Festival Film Pendek SOS 2023: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berbicara Baik di Ranah Digital

Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, GenSi adalah bentuk konkret komitmen kami untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

“Kami percaya bahwa kemajuan teknologi akan memberikan manfaat maksimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang terampil. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk menutup kesenjangan digital di Indonesia, terutama di daerah terluar,” kata Steve Saerang.

Hary Budiarto, Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menambahkan, Kolaborasi antara BPSDM Kominfo melalui BPPTIK, Indosat, dan Cisco merupakan bentuk kerjasama pengembangan SDM Bidang TIK dalam kerangka ‘ITU Digital Transformative Center Framework’.

BACA JUGA :  SinergiAPI Portal: Inovasi Kolaboratif Indosat, XL Axiata, ADL, dan AWS Gairahkan Ekosistem Pengembang Aplikasi di Indonesia

“Kolaborasi ini membuka akses digital bagi talenta muda, perempuan, dan UMKM di wilayah terluar Indonesia untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan digital yang dibutuhkan,” kata Hary Budiarto.

Marina Kacaribu, Managing Director Cisco Indonesia, menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan perusahaan dalam meningkatkan keterampilan digital masyarakat. Cisco menyediakan modul pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan program GenSi, seperti pengenalan kepada keamanan siber, pengetahuan dasar internet, serta IoT dan transformasi digital bagi wirausahawan.

BACA JUGA :  Indosat jalin kemitraan dengan YOOV bawa inovasi untuk mendukung UMKM Indonesia

Dalam kerangka kolaborasi ini, BPPTIK Kominfo bertindak sebagai sponsor bagi Pemerintah setempat dan menyediakan fasilitator untuk memberikan pelatihan kepada peserta program GenSi. Indosat mengalokasikan kartu perdana baru dengan akses internet gratis untuk mendukung proses pembelajaran, sementara Cisco menjadi penyedia pelatihan dan kurikulumnya melalui Cisco Networking Academy.

Melalui sinergi dari ketiga pihak ini, diharapkan program GenSi dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat terluar Indonesia untuk menghadapi era digital yang semakin kompleks.***