Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah Gelar Buka Puasa Bersama dalam Momentum Ramadhan

549
×

Pemerintah Sulawesi Tengah Gelar Buka Puasa Bersama dalam Momentum Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar acara Buka Puasa Bersama Ramadhan 1445 H/2024 di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Tengah. Acara tersebut diselenggarakan pada Jumat (5/4/2024) dengan tujuan memperkuat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi dalam suasana bulan suci Ramadhan.

Selain buka puasa bersama, rangkaian kegiatan ini juga meliputi ceramah agama, dzikir, doa pengantar buka puasa, sholat maghrib berjamaah, dan penyerahan bingkisan dari Ketua TP-PKK dan Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng kepada anak-anak panti asuhan dan penyandang disabilitas.

Acara buka puasa bersama ini dihadiri oleh Gubernur Rusdy Mastura, Wakil Gubernur Ma’mun Amir, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina, Ketua TP-PKK Vera Rompas Mastura, Wakil Ketua TP-PKK Halima Amir, Danrem 132 Tadulako, Wakapolda Sulteng, para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Provinsi Sulteng, Lembaga Vertikal, Direksi PT. Bank Sulteng, serta anak-anak panti asuhan dan penyandang disabilitas.

Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum bagi pegawai dan elemen terkait untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Selain itu, Gubernur juga menyoroti prestasi Sulawesi Tengah yang menunjukkan tren positif dalam beberapa indikator pembangunan, seperti penurunan kemiskinan ekstrim, tingkat pengangguran terbuka, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pertumbuhan ekonomi yang tinggi juga menjadi capaian membanggakan bagi daerah ini.

“Growth di atas, dapat diraih berkat kerjasama dan dukungan semua stakeholder,” ujar Gubernur Rusdy Mastura.

Gubernur juga berharap bahwa kegiatan buka bersama ini tidak hanya untuk meningkatkan rasa syukur, tetapi juga untuk memperkuat solidaritas, memupuk persaudaraan, dan mempererat silaturahmi seluruh pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah, stakeholder, dan masyarakat.**