Sulawesi Tengah

LP2M UIN Datokarama Palu Terjunkan 275 Mahasiswa KKN di 55 Desa Sulawesi Tengah

36
×

LP2M UIN Datokarama Palu Terjunkan 275 Mahasiswa KKN di 55 Desa Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Sahran Raden

PALU, Kabar Selebes – Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama telah mempersiapkan penurunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di 55 desa di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini melibatkan 275 mahasiswa dari berbagai fakultas di UIN Datokarama.

Ketua LP2M UIN Datokarama, Dr. Sahran Raden, menjelaskan bahwa KKN Tematik tahun 2024 akan mencakup tiga kluster, yaitu moderasi beragama, kewirausahaan, dan pelayanan publik. “Setiap mahasiswa KKN akan menjalankan program yang sesuai dengan kluster tersebut,” ujar Sahran.

BACA JUGA :  Bukti Keamanan Kabupaten Poso, Rektor UIN Datokarama dukung Festival Danau Poso 2023  

Kegiatan KKN akan berlangsung selama sebulan, dimulai dari tanggal 25 April hingga 25 Mei, di lima wilayah kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Banggai, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kota Palu, dan Kabupaten Donggala. Total 55 desa/kelurahan akan menjadi fokus program KKN.

Mahasiswa akan dilibatkan dalam berbagai program yang bertujuan untuk mempromosikan moderasi beragama, pelayanan publik, dan kewirausahaan di masyarakat setempat. Untuk memastikan kesuksesan program, setiap posko KKN akan terdiri dari lima mahasiswa gabungan dari tiga kluster tersebut.

BACA JUGA :  Inilah Enam Wisudawan Terbaik UIN Datokarama Palu

Sebelum turun ke lokasi KKN, mahasiswa akan mengikuti Training of Trainers (ToT) selama dua hari. “ToT ini akan dipimpin oleh para instruktur terampil, termasuk Profesor Lukman, Doktor Faisal Attamimi, Doktor Sofyan Bachmid, dan lainnya,” tambah Sahran.

Kegiatan ini merupakan upaya LP2M UIN Datokarama dalam mendorong pengabdian masyarakat dan memperkuat hubungan antara universitas dan masyarakat. Diharapkan, melalui program KKN ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah. (*)