Sulawesi Tengah

Manunggal Petani TNI Digagas untuk Meningkatkan Produktivitas KPN di Desa Talaga

17
×

Manunggal Petani TNI Digagas untuk Meningkatkan Produktivitas KPN di Desa Talaga

Sebarkan artikel ini

PALU, Kabar Selebes – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura, mengungkapkan harapannya agar Program Manunggal Petani dan TNI dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas petani di Kawasan Pangan Nasional (KPN) Desa Talaga.

“Program ini diharapkan dapat membantu petani dalam meningkatkan hasil panen dan kualitas produk pertanian,” ujar Gubernur Rusdy usai meninjau UPTD Pembibitan dan Ternak di Desa Sidera, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, pada hari Sabtu (20/4/2024).

Gubernur Rusdy menjelaskan bahwa program ini akan segera dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Korem 132/Tdl di KPN Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Saat ini, sekitar 100 personel TNI dari 20 koramil telah ditugaskan untuk membantu petani dalam menata dan membersihkan kembali lahan pasca panen perdana di blok 1.

“Kami baru saja selesai membentuk kelompok tani yang akan memanfaatkan lahan seluas 100 hektar, termasuk skema dan komoditas yang akan ditanam pasca panen perdana di blok 1,” jelas Gubernur Rusdy.

Lebih lanjut, Gubernur Rusdy menerangkan bahwa setiap kelompok tani yang terdiri dari 40 orang akan mengelola lahan seluas 10 hektar dengan pendampingan dari TNI dan fasilitator atau penyuluh pertanian. Komoditas yang ditanam pun telah diprogramkan, seperti jagung, cabai, tomat, kacang tanah, semangka, dan bahkan pepaya.

Gubernur Rusdy juga berencana untuk bekerja sama dengan salah satu universitas di Sulawesi Tengah melalui program Merdeka Belajar. Para mahasiswa akan ditempatkan di KPN untuk belajar, tidak hanya di bidang pertanian dan agrobisnis, tetapi juga di bidang sosiologi dan ekonomi pembangunan.

Hingga saat ini, luas lahan yang terbuka di KPN mencapai sekitar 100 hektar. Pembersihan lahan dilakukan atas kerja sama pemerintah daerah dan TNI, dalam hal ini Korem 132 Tadulako. Komoditas yang ditanam di antaranya jagung, ubi kayu, kacang tanah, pisang, cabai, dan sorgum.

Meskipun hasilnya masih perlu ditingkatkan, Gubernur Rusdy optimis bahwa panen jagung di KPN dapat mencapai 4 ton per hektar. Ia pun mendorong agar segera dipasang pipa air dan jalan di blok tersebut untuk mendukung kelancaran aktivitas pertanian.

Program Manunggal Petani TNI ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas petani di KPN Desa Talaga, sehingga dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.