Sulawesi Tengah

Eks Napi Terorisme ini Berkomitmen untuk Membantu Penangkalan Paham Radikal di Kabupaten Poso

45
×

Eks Napi Terorisme ini Berkomitmen untuk Membantu Penangkalan Paham Radikal di Kabupaten Poso

Sebarkan artikel ini
Abdul Hadip

POSO, Kabar Selebes – Abdul Hadip, seorang mantan narapidana terkait kasus terorisme di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, kini memberikan komitmen yang kuat untuk membantu upaya penangkalan paham radikal di daerah tersebut.

Abdul Hadip, yang dikenal dengan nama Aco Masamba atau Abi Nurul, telah ditangkap pada tahun 2014 terkait keterlibatannya dalam membantu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin oleh mendiang Santoso alias Abu Wardah. Setelah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan kemudian dipindahkan ke Lapas Sentul, ia akhirnya dinyatakan bebas murni pada tahun 2018.

BACA JUGA :  14 Mei Besok, Poso City Mall akan Kembali Beroperasi

Kembali ke Desa Masamba, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Abdul Hadip kini menjalani kehidupan seperti biasa bersama istri dan empat anaknya. Dia terlibat dalam kegiatan pertanian dan sesekali melakukan pengambilan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite bersama Ardiansyah alias Adrian, seorang mantan narapidana di Poso.

Menyesali perbuatannya yang terkait dengan kelompok MIT, Abdul Hadip menyadari bahwa kegiatan tersebut melanggar hukum dan meresahkan masyarakat Kabupaten Poso. Dengan tulus, ia menyatakan kesediaannya untuk membantu aparat kepolisian dalam upaya menangkal dan meminimalisir penyebaran paham radikal di wilayah Kecamatan Poso Pesisir.

BACA JUGA :  Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Amanah di Tamanjeka Dukung Operasi Madago Raya 2024

Perubahan sikap Abdul Hadip menjadi bukti konkret bahwa individu yang pernah terlibat dalam kegiatan terorisme dapat berubah dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Langkahnya untuk bergabung dalam upaya pencegahan radikalisme juga menjadi contoh bagi yang lainnya, menunjukkan bahwa semua pihak dapat turut berperan dalam menjaga kedamaian dan keamanan wilayahnya.***