Sulawesi Tengah

Selesaikan Konflik Pertanahan di Huntap Petobo, Menteri AHY Serahkan Sertipikat Tanah Korban Bencana

54
×

Selesaikan Konflik Pertanahan di Huntap Petobo, Menteri AHY Serahkan Sertipikat Tanah Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyerahkan sertipikat huntap bagi korban pasca-bencana di kota Palu

PALU, Kabar Selebes – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, mengunjungi Palu, Sulawesi Tengah pada Minggu (28/04/2024), dalam upaya pemulihan pasca-bencana di kota tersebut.

Kunjungannya kali ini, terfokus pada penyerahan sertipikat hasil dari program strategis Kementerian ATR/BPN kepada warga terdampak bencana likuefaksi Kota Palu, yang kini menempati Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.

Dalam konteks pemulihan pasca-bencana, penyerahan sertipikat tanah bukan hanya menjadi langkah administratif, tetapi juga simbol keseriusan pemerintah dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak. Program Konsolidasi Tanah yang digulirkan di kawasan ini tidak hanya menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat.

Keberhasilan kegiatan Konsolidasi Tanah di Kelurahan Petobo tidak hanya mencakup penataan kembali penguasaan tanah, tetapi juga menyediakan lahan untuk kepentingan umum, termasuk pembangunan Huntap bagi warga terdampak bencana. Melalui mekanisme ini, tidak hanya tercipta ketertiban legal, tetapi juga terbentuk fondasi untuk pembangunan kembali kehidupan masyarakat pasca-bencana.

Selain penyerahan sertipikat, kunjungan Menteri AHY juga menandai komitmen pemerintah dalam mendukung berbagai lembaga dan instansi yang terlibat dalam proses pemulihan pasca-bencana. Penyerahan sertipikat tanah wakaf dan aset bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta bagi lembaga pendidikan dan keagamaan, menjadi bukti nyata dari upaya kolaboratif dalam membangun kembali infrastruktur sosial dan keagamaan yang penting bagi pemulihan masyarakat.

Tidak hanya itu, kunjungan Menteri AHY juga mencakup aktivitas peninjauan kantor dan kegiatan penanaman bibit pohon, menekankan pentingnya upaya reboisasi dan pelestarian lingkungan dalam proses pemulihan pasca-bencana. Melalui rangkaian kegiatan ini, pemerintah menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pemulihan Palu sebagai kota yang tangguh dan berkelanjutan pasca-bencana.**