Sulawesi Barat

Pupuk Kaltim Dukung Peningkatan Produksi Padi di Mamuju Melalui Edukasi dan Produk Unggulan

18
×

Pupuk Kaltim Dukung Peningkatan Produksi Padi di Mamuju Melalui Edukasi dan Produk Unggulan

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Panen raya padi di Mamuju Sulawesi Barat

MAMUJU, Kabar Selebes – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus berkomitmen dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai upayanya. Salah satunya dengan memberikan pendampingan dan edukasi bagi para petani di berbagai daerah, termasuk di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Pada momentum panen raya padi periode Oktober 2023 – Maret 2024, Pupuk Kaltim kembali aktif dalam memberikan edukasi terkait pemilihan pupuk yang tepat dan berkualitas untuk mendorong produktivitas padi.

“Kehadiran Pupuk Kaltim bertujuan untuk lebih memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat, agar bisa mendorong produktivitas tanaman secara maksimal,” ujar VP Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim Indah Febrianty.

Pupuk Kaltim mengenalkan tata cara pemupukan dan komposisi yang tepat untuk komoditas padi, sehingga petani bisa menerapkan pola yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan lahan.

Perusahaan ini juga memproduksi beragam formula NPK Pelangi untuk berbagai jenis tanaman, termasuk NPK Pelangi JOS yang merupakan inovasi terbaru yang menggabungkan fungsi pupuk kimia dengan pupuk hayati dalam satu produk.

Pupuk Kaltim tidak hanya memberikan edukasi dan produk unggulan, tetapi juga melibatkan tim ahli dan tenaga penjualan yang siap memberikan informasi dan konsultasi kepada petani.

Di Mamuju, Pupuk Kaltim sebelumnya turut menyasar pengembangan produktivitas sawit melalui edukasi bagi pelaku perkebunan. Hal ini mengingat sektor ini juga menjadi salah satu andalan yang dikelola petani setempat.

Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi menyambut positif dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong produktivitas pertanian di wilayahnya.

“Semoga untuk panen berikutnya produktivitas hasil padi bisa lebih dimaksimalkan, dan harga komoditas di pasaran pun secara perlahan turut stabil,” ucap Sitti Sutinah.

Upaya Pupuk Kaltim diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di berbagai sektor, dan mewujudkan perannya sebagai solusi agroindustri bagi petani Indonesia.***