Sulawesi Tengah

Parigi Moutong Terkena Imbas Abu Vulkanik Gunung Ruang, Warga Mulai Pakai Masker

92
×

Parigi Moutong Terkena Imbas Abu Vulkanik Gunung Ruang, Warga Mulai Pakai Masker

Sebarkan artikel ini
Penulis: Hasan CL BunyuEditor: Abdee Mari
Warga dan anak-anak di Desa Taopa mulai memakai masker Ketika berada di luar rumah.(Foto: Hasan Bunyu)

PARIGI, Kabar Selebes – Abu vulkanik yang keluar dari letusan Gunung Ruang yang berada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Provinsi Sulawesi Utara, Rabu dini hari pukul 01:15 Wita, telah menyebar hingga sampai di Kecamatan Ta’opa, Kabupaten Parigi Moutong.

Sejak Selasa malam mulai pukul 18:20 Wita, warga telah merasakan dampak abu vulkanik dari Gunung Ruang, telah mengotori kendaraan warga.

“Saya pas parkir motor pak, mau sholat magrib. Begitu selesai sholat, saya lihat jok motor saya saga penuh butir abu berwarna abu-abu,” ucap Irwan, Warga Desa Paria.

Awalnya, dirinya hanya menganggap abu biasa. Begitu tiba di rumahnya, ia membuka sosial media, Facebook. “Di facebook saya so rame postingan orang tentang abu Gunung Ruan yang so sampai di Ta’opa pak,” ceritanya.

Kepada media ini yang menemuinya di kediamanannya Rabu, 01 April 2024 pukul 09:20 Wita, Irwan memperlihatkan motornya yang masih dipenuhi abu vulkanik gunung merapi yang terletak di Kecamatan Tagulandang tersebut. “Ini pak, abunya masih tebal,” sambungnya singkat.

Bahkan sejak pagi, beberapa warga mulai merasakan perih ketika menghirup. “Saya mulai tadi (pagi, red) kalo bernapas, hidungku terasa sakit. Padahal saya tidak influenza,” ujar Nining Wakiden, warga Dusun 5 Desa Ta’opa.

Pantauan Kabarselebes.id, sejak semalam pemerintah setempat, pemerintah desa bahkan pihak Puskesmas Ta’opa menyebarkan imbauan untuk memakai masker.

“Kami mengimbau agar seluruh masyarakat Ta’opa untuk wajib memakai masker dan baju yang dapat menutup sebagian besar permukaan kulit. Sehingga kemungkinannya gangguan kesehatan dapat di cegah sedini mungkin,” imbau Halim, salah seorang petugas kesehatan di Puskesmas Ta’opa melalui pesan Whatsappnya.

Halim juga menyampaikan, jika ada warga yang mengalami gangguan pernapasan, agar segera memeriksakan ke Puskesmas Ta’opa.(hcl)