PilkadaPolitik

Anwar – Reny Dapat Rekomendasi Dari Partai Demokrat, Persiapan Menuju Pilkada Sulteng 2024

193
×

Anwar – Reny Dapat Rekomendasi Dari Partai Demokrat, Persiapan Menuju Pilkada Sulteng 2024

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Pasangan Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido menerima rekomendasi untuk menjadi Calon Gubernur Sulawesi Tengah dari Partai Demokrat.

PALU, Kabar Selebes – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulteng, Anwar Hafid – Reny A. Lamadjido (Anwar – Reny), mendapat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat untuk Pilkada Sulteng 2024.

Anwar Hafid menyatakan hal tersebut dalam konfirmasi media terkait foto dirinya dan dr. Reny A. Lamadjido bersama Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsyah memegang map berlogo Partai Demokrat, Rabu (1/5/2024).

“Pertama Partai Demokrat telah merekomendasikan pasangan Anwar Hafid-Reny Lamadjido maju di Pilkada Sulteng,” jelas AH.

Rekomendasi tersebut diserahkan di Kantor DPP Partai Demokrat Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Pasangan ini kini membutuhkan tambahan tiga kursi untuk memenuhi syarat minimal 11 kursi di DPRD Sulteng.

Selain mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat, Anwar – Reny juga telah mendaftar ke beberapa partai lain seperti PKB, PKS, PAN, dan PDIP. Dengan harapan mendapat dukungan dari salah satu partai tersebut untuk melenggang mulus ke KPU Sulteng sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Rekomendasi Partai Demokrat terhadap pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur, Anwar Hafid-Reny Lamadjido mempertegas bahwa tidak ada lagi yang mengklaim bahwa partai berlambang bintang mercy itu mendukung kandidat lain.

Yang kedua, lanjut Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng semua elemen yang ada di Demokrat akan bekerja membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) lain guna membangun koalisi mengusung Anwar-Reny di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng.

“Kami di Partai Demokrat, kalau sudah kader yang direkomendasikan maju Pilkada, maka tidak hanya kandidat yang menjalin komunikasi dengan partai lain, tapi Partai Demokrat bertanggung jawab bekerja membangun koalisi dengan partai lain,” ungkapnya.

Hal ini juga tambah AH, menepis rumor yang berkembang beberapa waktu bekalangan ini bahwa Partai Demokrat dicaplok oleh kandidat tertentu.

Jika PAN memberikan rekomendasi, pasangan ini masih membutuhkan satu kursi lagi dari antara PBB, PPP, dan Hanura. Namun, jika mendapat dukungan dari PKB, PKS, atau PDIP, mereka bisa langsung mendaftar sebagai pasangan calon tanpa kendala kursi di DPRD Sulteng.(***)