Politik

Buruh Tojo Unauna Kecewa Terhadap Kurangnya Perhatian Pemerintah

117
×

Buruh Tojo Unauna Kecewa Terhadap Kurangnya Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Penulis: Saiful HulungoEditor: Firsha Mawaldy
Para buruh yang tergabung dalam FPTI Tojo Unauna

AMPANA, Kabar Selebes – Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Wahap Panti mengungkapkan rasa kecewaannya terhadap kurangnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan buruh di Tojo Unauna.

Wahap menyampaikan keluhannya di pelabuhan Ampana pada Jumat pagi, di tengah aktivitas para buruh. Ia mengatakan bahwa buruh di Tojo Unauna masih menggunakan standar upah lama yang ditetapkan sejak tahun 2018.

“Kami hanya dibayar empat puluh ribu enam ratus rupiah per ton. Padahal harga kebutuhan pokok terus naik,”  kata Wahab, Jumat (3/5/2024).

Wahap juga mengungkapkan kekesalannya terhadap Kantor Dinas Ketenagakerjaan Tojo Unauna yang tidak merespon dengan baik usulan revisi dewan pengupahan yang diajukan oleh SPTI sejak tahun 2023.

“Kami sudah mengusulkan revisi dewan pengupahan sejak tahun 2023, tapi sampai hari ini tidak ada tanggapan dari Dinas Ketenagakerjaan,” kata Wahap.

Wahap berharap agar calon pemimpin Tojo Unauna kedepan memberikan perhatian terhadap rakyat dan buruh. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bakal Calon Bupati Sovianur Kure yang memberikan ucapan di Hari Buruh, meskipun menurutnya ucapan tersebut hanya bentuk perhatian yang minim.

“Kami hanya berharap calon pemimpin Tojo Unauna kedepan memberikan perhatian terhadap rakyat dan buruh,” kata Wahap. “Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Oya (Sovianur Kure) yang memberikan ucapan di Hari Buruh, meskipun menurut saya ucapan tersebut hanya bentuk perhatian yang minim.”

Wahap berharap agar Sovianur Kure, jika terpilih sebagai Bupati, dapat berdialog langsung dengan SPTI untuk membahas permasalahan buruh di Tojo Unauna.

“Saya juga suda lama mengenal Ibu Oya. Saya berharap agar beliau dapat berdialog langsung dengan SPTI untuk membahas permasalahan buruh di Tojo Unauna,” tandasnya.(shl)