Sulawesi Tengah

Pagelaran Seni Budaya To Pamona Poso di Palu Ditutup, Wagub : Insya Allah Poso akan jadi Kotamadya

23
×

Pagelaran Seni Budaya To Pamona Poso di Palu Ditutup, Wagub : Insya Allah Poso akan jadi Kotamadya

Sebarkan artikel ini
Editor: Abdee Mari
Wakil Gubernur Ma'mun Amir menyerahkan hadiah kepada pemenang di Pagelaran Budaya Pamona Poso.

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Wakil Gubernur Ma’mun Amir secara resmi menutup Pagelaran Seni Budaya To Pamona Poso yang bertempat di panggung utama Taman GOR Palu, pada Minggu malam (6/5/2024).

Pagelaran ini diinisiasi oleh Perhimpunan Masyarakat Indonesia Pamona Poso (PERMIPPOS) dengan tujuan memperkenalkan dan melestarikan seni budaya To Pamona Poso.

Acara penutupan ini dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Hj. Halima Amir, Bupati Sigi Moh. Irwan Lapata, Perwakilan Bupati Poso, para Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulteng dan Kab. Poso, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh adat.

Dalam sambutannya, Wagub Ma’mun Amir berharap kegiatan tersebut dapat terus dijaga konsistensi dan keberlanjutannya, sebagai wujud kolaborasi dan sinergitas dalam mendukung dan mempromosikan kekayaan seni budaya lokal.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk turut terlibat dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya, sehingga identitas kearifan lokal khususnya seni budaya To Pamona Poso tetap hadir dalam jejak budaya dari masa ke masa.

Wagub Ma’mun Amir juga menuturkan bahwa kebudayaan bukan hanya sekedar simbol, tetapi juga sumber pembangunan ekonomi masyarakat. Pariwisata budaya yang dikelola dengan baik dapat menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena sektor pariwisata tak hanya multi sektoral, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menyelesaikan studi kelayakan terkait Daerah Otonom Baru (DOB), salah satunya Poso.

“Insya Allah, Poso akan dijadikan kotamadya, dan kabupaten berpindah ke Pamona,” terang Wagub Ma’mun Amir.

Tujuan pemekaran DOB ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat dan mempercepat proses pembangunan.

Dengan adanya DOB tersebut, Wagub Ma’mun Amir berharap ada peningkatan pelayanan umum secara maksimal dari lembaga pemerintah di masing-masing daerah sehingga masyarakat dapat merasakan secara langsung manfaat dari otonomi daerah.

Sebelumnya, Ketua Panitia Agustin Maria Tobondo berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk lebih memajukan budaya Sulawesi Tengah dalam mendukung Visi Gubernur Sulawesi Tengah, yakni “Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju”.***