Tutup
Sulawesi Tengah

Politeknik Bosowa Buka Kuota Beasiswa untuk 25 Anak Tojo Unauna dengan Program Magang di Taiwan

×

Politeknik Bosowa Buka Kuota Beasiswa untuk 25 Anak Tojo Unauna dengan Program Magang di Taiwan

Sebarkan artikel ini
Penulis: Abdee Mari
Samsurijal Labatjo dan Aksa Mahmud

MAKASSAR, Kabar Selebes – Politeknik Bosowa Makassar mengumumkan program beasiswa khusus bagi 25 anak yang ber-KTP Kabupaten Tojo Unauna, yang baru saja lulus dari SMA dan SMK.

Program ini merupakan bagian dari kerjasama bidang pendidikan antara Politeknik Bosowa dan perguruan tinggi di Taiwan.

Advertisment
Scroll hingga akhir

Para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di Jurusan Perhotelan dan Mesin untuk Tahun Ajaran 2024.

Kuota ini berkat lobi dari Samsurijal Labatjo dengan Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud yang juga pendiri Bosowa Grup, Aksa Mahmud.

Samsurijal Labatjo, menjelaskan bahwa mahasiswa yang terpilih akan menerima beasiswa penuh selama kuliah.

Selain itu, mereka juga akan melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di Taiwan selama satu tahun dengan gaji sebesar 9 juta rupiah per bulan.

“Ini merupakan kesempatan luar biasa bagi anak-anak Tojo Unauna untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan pengalaman internasional,” ujarnya, Kamis (13/6/2024).

Pendaftaran dan Pelaksanaan Testing

Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 20 Juni 2024 hingga 10 Juli 2024, bertempat di Ampana.

Pelaksanaan testing juga akan dilakukan di Ampana.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi kontak person di nomor 08118902424.

Dukungan dari Yayasan Aksa Mahmud

Aksa Mahmud, Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud, menambahkan bahwa semua biaya masuk di Politeknik Bosowa akan ditanggung.

Mahasiswa akan diberangkatkan ke Taiwan setelah dua semester kuliah di Politeknik Bosowa.

Para mahasiswa juga akan mendapatkan fasilitas makan, tempat tinggal, dan transportasi yang ditanggung penuh di Taiwan.

“Pada bulan pertama di Taiwan, mahasiswa akan menerima gaji 5 juta rupiah, karena sebagian gaji digunakan untuk biaya perjalanan masuk ke Taiwan,” jelas Aksa Mahmud.

“Setelah bulan ketujuh, mereka akan menerima gaji penuh sebesar 9 juta rupiah hingga selesai program,” lanjutnya.

Peluang Karir di Taiwan

Setelah menyelesaikan program selama satu tahun, kata Aksa Mahmud, mahasiswa memiliki kesempatan untuk bekerja di Taiwan.

Selama di Taiwan mahasiswa akan digaji yang lebih tinggi, mencapai 60 juta rupiah per bulan.

“Ini adalah peluang besar bagi mereka untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendapatkan pengalaman kerja internasional,” tambahnya.

Program beasiswa ini diharapkan dapat membuka jalan bagi anak-anak Tojo Unauna untuk meraih pendidikan tinggi dan karir yang gemilang di masa depan.(abd)

Silakan komentar Anda Disini….