PilkadaPolitik

Modal 8 Kursi, Anwar Hafid yakin Dapat PKB Sulteng, dr. Reny Lamadjido : Insya Allah Gaspol!

261
×

Modal 8 Kursi, Anwar Hafid yakin Dapat PKB Sulteng, dr. Reny Lamadjido : Insya Allah Gaspol!

Sebarkan artikel ini
Penulis: Abdee Mari
Anwar Hafid dan dr Reny Lamadjido (Foto: Abdee Mari)

PALU, Kabar Selebes – Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid, menegaskan keyakinannya dalam meraih dukungan dari berbagai partai politik untuk mencapai pencalonan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dengan modal 8 kursi yang dimilikinya, Hafid optimis dapat membangun koalisi yang kuat, dengan PKB Sulteng sebagai target pertamanya.

“Dengan modal 8 kursi hari ini, kita akan berusaha untuk melakukan koalisi maksimal. Kita akan mencoba mengajak semua partai untuk bisa berkoalisi dengan Partai Demokrat,” ujar Anwar Hafid usai Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama ribuan warga di Palu, Sabtu (6/4/2024).

Anwar Hafid juga menjelaskan bahwa ia telah melakukan pendekatan kepada PKB dalam upaya memperoleh dukungan. Dia menyebut pasangan calonnya, dr. Reny Lamadjido, sebagai pilihan yang tepat untuk memimpin Sulteng berdasarkan kemampuan dan pengalamannya dalam bidang kesehatan.

“Pasangan ini adalah pasangan yang sudah siap. Tinggal saya mohon doa kepada seluruh masyarakat yang bersimpati dengan kami, kiranya dimudahkan dalam memperoleh dukungan partai politik,” tambahnya.

Sementara itu, dr. Reny Lamadjido, Wakil Walikota Palu yang bakal maju sebagai calon gubernur, menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab tersebut. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman dalam bidang kesehatan, Lamadjido yakin dapat memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat Sulteng.

“Tugas yang diberikan oleh Pak Anwar ke saya adalah bagian dari basic pendidikan saya, masalah kesehatan. Dan insyaAllah itu akan saya totalitas untuk menjalankan tugas yang diberikan oleh Pak Anwar ke saya,” ungkap dr. Reny Lamadjido.

Dalam hal komunikasi dengan PKB, dr. Reny menyebut bahwa hubungan tersebut tetap terjaga sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Meskipun demikian, dr. Reny menegaskan bahwa ia siap mendukung Anwar Hafid dan akan mengikuti pola kepemimpinan yang telah ditetapkan.

“Dengan pengalaman yang dimiliki oleh Pak Anwar, saya yakin dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Sulteng. Kami memiliki kemestrian yang sama sebagai ASN, sehingga akan ada kenyamanan dalam bekerja bersama,” tutup dr. Reny Lamadjido.

Meski ada anggapan masih belum banyak dikenal warga utamanya di wilayah timur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido optimistis akan bekerja keras.

“InsyaAllah saya gaspol! Karena tugas itu cukup berat juga, tapi insyaAllah saya akan mengikuti pola jalannya Pak Anwar,” tegas Reny.

Dengan dukungan dan komitmen dari Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido, proses politik di Sulteng semakin memanas menjelang pemilihan gubernur yang akan datang.(abd)