Tutup
Sulawesi Tengah

Dihantam cuaca buruk, seorang nelayan di Luwuk hilang

×

Dihantam cuaca buruk, seorang nelayan di Luwuk hilang

Sebarkan artikel ini
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melakukan pencarian nelayan yang hilang di Luwuk.(Foto: ist)

PALU, Kabar Selebes – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan dari Baris (keluarga korban) mengenai seorang nelayan yang belum kembali saat mencari ikan di perairan laut desa Kayutanyo, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sabtu (29/7/2023).  

Nelayan tersebut bernama Paipo, berusia 60 tahun, dan beralamat di kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan.

Advertisment
Scroll hingga akhir

Paipo keluar melaut bersama rekannya pada Sabtu, 27 Juli 2023, sekitar pukul 13.30 WITA dari perairan Maahas. Namun, karena cuaca buruk, mereka berusaha menyelamatkan diri ke daratan terdekat.

Setelah sampai di darat, salah satu rekan Paipo melakukan pengecekan dan tidak menemukan keberadaan Paipo. Rekan korban bersama masyarakat setempat segera melakukan pencarian dengan menggunakan 4 unit perahu, tetapi hingga saat itu belum berhasil menemukan korban.

Tim Rescue dari Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk, yang terdiri dari 4 orang, telah bergerak ke lokasi kejadian. Mereka melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat dan melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet dibantu oleh masyarakat setempat. Namun, hasil pencarian pada hari itu nihil.

“Pencarian hari ini dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan besok pagi. Tim rescue telah melakukan pencarian dari desa Bone Bakal hingga ke Perairan Kayutanyo pada pagi hari, dan dari desa Bone Bakal ke desa Sobol pada siang hingga sore hari, tetapi belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban hingga pukul 17.00 WITA,” kata Rusmadi selaku Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Minggu (30/7/2023).

Selanjutnya, pencarian akan dilanjutkan dengan harapan dapat menemukan keberadaan Paipo yang masih belum ditemukan.***